Anak-anak Literasi

Anak-anak menggunakan Aplikasi Si Booky

Semarang, 30 Agustus 2024 – SMP Negeri 5 Semarang baru-baru ini melaksanakan program literasi digital baru yang bertujuan untuk memajukan keterampilan membaca siswa melalui teknologi modern. Program ini menggunakan aplikasi Si Booky, sebuah platform buku digital yang inovatif, untuk mendukung kegiatan literasi di sekolah. Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa, SMP Negeri 5 Semarang telah memilih Si Booky dalam program literasi mereka. Si Booky, yang telah dikenal karena fitur-fiturnya yang canggih dan personalisasi, diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam cara siswa berinteraksi dengan buku dan materi bacaan. Fitur-fitur Unggulan Si Booky di SMP Negeri 5 Semarang: 1. Akses Buku Digital yang Luas 2. Pembelajaran Interaktif 3. Mode Bacaan yang Dapat Disesuaikan 4. Tugas dan Penilaian Terintegrasi 5. Kegiatan Diskusi dan Forum 6. Pernyataan dari Pihak Sekolah . Kepala SMP Negeri 5 Semarang, Bapak Drs. Nanang Sungkowo, mengungkapkan antusiasmenya terhadap penerapan aplikasi ini. “Kami sangat bersemangat untuk mengintegrasikan teknologi dalam program literasi kami. Si Booky adalah alat yang luar biasa untuk meningkatkan minat baca siswa dan mendukung proses belajar mereka dengan cara yang lebih modern dan menarik.” Peluncuran program literasi Si Booky di SMP Negeri 5 Semarang ditandai dengan kegiatan pelatihan untuk para guru dan siswa. Selama acara tersebut, para peserta diperkenalkan dengan fitur-fitur aplikasi dan diberikan panduan tentang cara memaksimalkan penggunaannya dalam kegiatan belajar-mengajar. Dengan penerapan Si Booky, SMP Negeri 5 Semarang berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan interaktif. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan membaca siswa tetapi juga menumbuhkan kecintaan mereka terhadap literatur sejak dini. Aplikasi Si Booky diharapkan dapat menjadi teknologi digital untuk mendukung program literasi . Dengan dukungan teknologi seperti Si Booky, masa depan literasi di Indonesia semakin cerah.